Dahlan Iskan BUMN Mengajar 03Gerakan Direksi Mengajar (GDM) merupakan inisiatif Menteri BUMN Dahlan Iskan yang terinspirasi dari Anis Baswedan dengan Gerakan Indonesia Mengajar. GDM dilakukan secara serentak, di SMA seluruh Indonesia, SMA alumni atau daerah dibesarkan/dilahirkan oleh seluruh Direksi BUMN pada tanggal 20 Mei 2013 dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal tersebut.

Lalu meluncurlah surat dari Sekretaris Kementerian BUMN, Imam A. Putro No. S- 67/S.MBU/ 2013 tanggal 3 Mei 2013 dimana seluruh direksi diminta untuk melaksanakan Gerakan Direksi Mengajar secara serentak pada tanggal 20 Mei 2013. Gerakan mengajar tersebut dilaksanakan pada SMA para Direksi tersebut dibesarkan dengan tujuan untuk menginspirasi melalui berbagi cerita tentang profesinya. Materi mengajar dititikberatkan pada riwayat hidup dan kisah suksesnya dalam mencapai posisi saat ini serta gambaran profesi yang dilakukan dan dampaknya bagi masyarakat. Beberapa nilai yang ingin ditanamkan melalui program ini antara lain kejujuran, kerja keras, dan tekad yang kuat.

Dahlan Iskan sendiri menegaskan GDM yang dilaksanakan di SMA seluruh Indonesia adalah untuk memberikan inspirasi. “Bukan memberi khutbah atau mempresentasikan thesis, tetapi memberi motivasi,” katanya didampingi Rektor Universitas Paramida Prof. Anis Baswedan yang merupakan penggagas Gerakan Indonesia Mengajar di Jakarta, Minggu 19 Mei 2013.

Menurut Dahlan, direksi BUMN diwajibkan mengajar di SMA tempat dia sekolah dulu sebagai bagian dari gerakan Indonesia Mengajar. Sebanyak 700 Direksi BUMN (1 SMA 1 direksi) dikerahkan untuk mengajar ke SMA dan setingkat SMA di seluruh pelosok Indonesia. “Ada direksi yang harus mengajar ke sekolah yang harus naik mobil sampai sembilan jam,” kata Dahlan.

Sementara Anis Baswedan mengatakan program tersebut bukan untuk mengajar matematika atau IPA, tapi memberikan motivasi agar siswa-siswa bisa mempunyai harapan dan cita-cita tinggi. “Yang hilang di kelas sekarang adalah inspirasi. Jadi sampaikanlah motivasi supaya siswa bisa bermimpi dan mengejar impiannya,” kata Anis ketika diminta oleh Dahlan Iskan untuk memberikan tips mengajar “kelas inspirasi” kepada seluruh direksi BUMN di kantor pusat Pertamina, Minggu 19 Mei 2013.

Anis mengatakan siswa harus dimotivasi bercita-cita tinggi, jangan hanya jadi Satpol PP atau sopir taksi karena gagah berseragam.